Supernova
26 Jul 2009 Leave a Comment
Supernova 1987A yang terjadi di Awan Magellan Besar. Tanda panah di bagian kanan menunjukkan bintang sebelum meledak
Supernova adalah ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi yang teramat besar. Peristiwa supernova ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang. Bintang yang mengalami supernova akan tampak sangat cemerlang dan bahkan kecemerlangannya bisa mencapai ratusan juta kali cahaya bintang tersebut semula.
Energi yang dipancarkan oleh supernova amatlah besar. Bahkan pancaran energi yang dipancarkan saat supernova terjadi dalam beberapa detik saja dapat menyamai pancaran energi sebuah bintang dalam kurun waktu jutaan hingga miliaran tahun. Pancaran energi supernova dapat dihitung berdasarkan sifat-sifat pancaran radiasinya.
Supernova biasa terjadi dikarenakan habisnya usia suatu bintang. Saat bahan-bahan nuklir pada inti bintang telah habis, maka tidak akan dapat terjadi reaksi fusi nuklir yang merupakan penyokong hidup suatu bintang. Dan bila sudah tidak dapat dilakukan fusi nuklir ini, maka bintang akan mati dan melakukan supernova. 
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemimpin Wanita
25 Jul 2009 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: pemimpin
Sering kita melihat pemimpin perusahaan atau organisasi yang bergender perempuan, bahkan posisi middle management pun telah banyak diisi oleh kaum wanita. Seorang peneliti dari amerika, pernah melakukan penelitian mengenai gaya kepemimpinan lelaki dan wanita, penelitian itu dilakukan untuk mengkaji keberhasilan dan pencapaian antara pria dan wanita, serta kedua-dua gender tersebut layak untuk memimpin. Keberhasilan dan pencapaiannya yang hampir setara terlihat tetapi yang mebedakannya adalah dari sudut cara atau prosesnya.
Menurut Schermerhorn (1999), pemimpin wanita selalu lebih cenderung untuk bertingkah laku secara demokratik dan mengambil bagian dimana mereka lebih menghormati dan prihatin terhadap pekerjanya/bawahannya dan berbagi ‘kekuasaan’ serta perasaan dengan orang lain. Gaya kepemimpinan ini dikenal sebagai kepemimpinan interatif yang menekankan aspek keseluruhan dan hubungan baik melalui komunikasi dan persepsi yang sama.
Secara perbandingan, pemimpin lelaki lebih cenderung ke arah kepemimpinan “tendency“. Dengan cara ini mereka lebih terarah untuk tetap terjaga dan berkelakuan secara “asertif“. Jika keadaan ini terjadi, maka mereka lebih banyak mengunakan otoritas dari segi tradisional dengan kecenderungan memberi arahan dan nasehat yang lebih banyak.
Kajian yang dijalankan oleh Sharpe (2000) mendapati bahwa wanita selalu lebih mementingkan hubungan interpersonal, komunikasi, motivasi pekerja, berorientasi tugas, dan bersikap lebih demokratis dibandingkan dengan lelaki yang lebih mementingkan aspek perancangan strategik dan analisa.
Penelitian tersebut juga mendapati bahwa wanita mendapat nilai lebih tinggi dari segi penilaian kerja dibandingkan lelaki.
Secara umum, gaya kepemimpinan lelaki dan wanita adalah sama tetapi situasinya yang akan mungkin berbeda. Penelitian dilakukan di amerika serikat, mendapati bahwa pemimpin lelaki lebih berkesan didalam organisasi ketentaraan, sementara wanita dalam organisasi pendidikan dan sosial.
Twilight dan Teman-Teman
25 Jul 2009 1 Comment
in Uncategorized Tags: saga twilight
bwt kamu-kamu yang suka bgt baca novel..
ada lho bacaan yg seru, mu tahu???
buku karangan stephany meyer yang berjudul twilight, new moon, eclipse dan breaking dawn..
Ini dia Ringkasan ceritanya tapi versi bahasa inggrisnya ya….
Isabella “Bella” Swan moves from sunny Phoenix, Arizona to rainy Forks, Washington to live with her father, Charlie, while her mother, Renée, travels with her new husband, Phil Dwyer, a minor league baseball player. Bella attracts much attention at her new school and is quickly befriended by several students. Much to her dismay, several boys compete for shy Bella’s attention.
When Bella is seated next to Edward Cullen in class on her first day of school, Edward seems utterly repulsed by her. He disappears for a few days, but warms up to Bella upon his return; their newfound relationship reaches a climax when Bella is nearly run over by a fellow classmate’s van in the school parking lot. Seemingly defying the laws of physics, Edward saves her life when he instantaneously appears next to her and stops the van with his bare hands. More
Self Image
04 Jul 2009 1 Comment
Do you know what the meaning of self image????
A person’s self image is the mental picture, generally of a kind that is quite resistant to change, that depicts not only details that are potentially available to objective investigation by others (height, weight, hair color, sex, I.Q. score, etc.), but also items that have been learned by that person about himself or herself, either from personal experiences or by internalizing the judgments of others. A simple definition of a person’s self image is their answer to this question – “What do you believe people think about you?” A more technical term for self image that is commonly used by social and cognitive psychologists is self-schema. Like any schema, self-schemas store information and influence the way we think and remember. For example, research indicates that information which refers to the self is preferentially encoded and recalled in memory tests, a phenomenon known as “Self-Referential Encoding” (Rogers et al. 1977).
Sikap Optimis Vs Sikap Pesimis????
01 Jul 2009 4 Comments
Sikap optimis dan pesimis itu dapat dimiliki setiap orang tapi bergantung dari orang itu ingin memilih yang mana..
Tahukah kamu???
Biasanya orang pesimis itu selalu mengatakan:
- Ah, saya tidak mampu …
- Tidak berani aku mencoba tantangan itu ….
Dan orang-orang optimis akan selalu mengatakan :
- Saya siap menerima tantangan apa pun yang diberikan!
- Saya harus sukses!
Apa penyebab orang-orang berperilaku pesimis?
-Faktor lingkungan, kurang percaya diri dan trauma kegagalan di masa lalu merupakan penyebab yang sering timbul yang menyebabkan orang menjadi pesimis. Jika kita hidup di lingkungan yang serba pesimis maka akan menggerus sikap kita yang optimis. Terkadang kita mematikan “hero” di dalam diri kita sebelum kita maju bertanding.
Orang yang kurang percaya diri akan selalu bersifat pesimis menanggapi suatu peluang. “Ah …mana mungkin saya anak seorang petani kok berani-beraninya bermimpi untuk sukses…” Inilah contoh sikap pesimis. Kegagalan di masa lalu menyebabkan orang menjadi pesimis. Jika seseorang gagal dalam suatu tes penerimaan pegawai di suatu kantor, maka dia akan pesimis untuk diterima di tes-tes penerimaan pegawai berikutnya.
Berbeda dengan orang yang optimis, mereka akan selalu percaya tentang masa depannya. Orang yang positif akan melihat kehidupan kita pada intinya terdiri dari 10% fakta dan 90% bagaimana kita menyikapi fakta-fakta tersebut. Orang yang optimis melihat kegagalan sebagai sesuatu yang wajar – sebagai fakta (10%). Jika persiapan lebih bagus, maka orang yang optimis akan selalu percaya bahwa kesuksesan akan datang setelah kita berjuang tidak kenal lelah.
Sedangkan orang yang pesimis akan melihat kegagalan sebagai hal yang mutlak sudah nasib – sebagai fakta (10%). Kegagalan dianggap karena terjadi ketidak adilan (menyalahkan keadaan) dan jika kita mencoba satu kesempatan lagi pasti juga gagal (pasrah) – sebagai sikap (90%).
Biasanya orang-orang pesimis akan menutup mata jika melihat ada setitik cahaya di dalam kegelapan, sementara orang-orang optimis akan membuat cahaya tersebut menerangi kegelapannya. Coba amati ikan di lautan. Mereka hidup di lingkungan perairan asin. Namun jika kita memakan dagingnya maka rasa dangingnya akan tetap tawar. Apa yang bisa kita pelajari dari hal ini? Meskipun lingkungan kita selalu pesimis, bukan berarti kita harus menjadi orang pesimis juga. Justru kesempatan buat kita untuk memberi contoh yang baik menjadi manusia yang optimis.
Sebagai contoh, jika anda seorang dokter yang sedang menangani pasien yang sakit parah. Ada 2 sikap yang bisa lakukan yaitu :
- Memberi tahu pasien kalau penyakitnya sudah kronis dan percuma untuk diobati karena hanya menghambur-hamburkan biaya dan lebih baik pasien tinggal di rumah saja atau :
- Mengatakan kepada pasien bahwa penyakitnya bisa disembuhkan, hanya berilah kepercayaan kepada dokter untuk menanganinya
Sikap mana yang anda ambil? Mengapa? Inilah terkadang “berbohong yang baik” juga diperlukan. Jika pasien diberitahu kalau penyakitnya bisa disembuhkan maka pasien akan mempunyai semangat hidup lebih tinggi. Semangat hidup yang tinggi sudah 50% menyembuhkan penyakit tersebut. Apakah anda setuju?
Jadi apa yang kamu inginkan, sikap optimis atau sikap pesimis ???








your opinion